Artikel Ilmiah Matematika Bilangan Bulat
ARTIKEL
ILMIAH : MATEMATIKA SD 1
TENTANG
BILANGAN BULAT
NAMA
: YULIA DEWI
NPM
: 221434175
ABSTRAK
Operasi
hitung bilangan merupakan cara menyelesaikan perhitungan baik dengan
penjumlahan, pengurangan, perkalian maupun pembagian
bilangan bulat. Pelajaran matematika merupakan salah satu pelajaran yang
wajib diikuti peserta didik mulai dari jenjang sekolah dasar sampai sekolah
menengah. Matematika merupakan pembelajaran yang berisi materi ilmu pasti
(eksata) dan abstrak. Matematika dideskripsikan sebagai pembelajaran dengan
manipulasi angka dan pemecahann masalah dalam akademik dan kehidupan
sehari-hari. Matematika sebagai dasar ilmu pengetahuan merupakan pondasi dari
berbagai ilmu dan dunia kerja. pembelajaran matematika tidak hanya bertujuan supaya
siswa mampu melakukan operasi hitung penjumlahan, pengurangan, perkalian maupun
pembagian, tetapi siswa mampu menggunakan matematika dalam pemecahan masalah.
Tujuan pembelajaran matematika di sekolah dasar secara umum adalah agar siswa
mampu dan terampil dalam pembelajara matematika. Selain itu pembelajaran
matematika dapat memberikan tekanan penataran nalar dalam penerapan matematika.
Kata
kunci : pengertian bilangan bulat,macam-macam bilangan
bulat,sifat operasi bilangan bulat,contoh soal bilangan bulat
PENDAHULUAN
Sadiman,
dkk. (1996: 1) mendefinisikan belajar adalah suatu proses yang kompleks
yang terjadi pada semua orang dan berlangsung seumur
hidup, sejak dia masih bayi hingga ke liang
lahat nanti. Salah satu pertanda bahwa seseorang telah belajar sesuatu adalah adanya perubahan tingkah laku dalam dirinya.
Perubahan tingkah laku tersebut menyangkut
baik perubahan yang bersifat pengetahuan (kognitif) dan keterampilan (psikomotor) maupun yang menyangkut nilai dan sikap
(afektif).
Dalam rangka mengatasi
kesulitan belajar yang dialami siswa maka diperlukan perhatian yang lebih serius dari seorang guru.
Kesiapan siswa untuk mencerna bahan pelajaran yang diberikan guru sehingga siswa yang
merupakan individu yang potensial dapat mengembangkan dirinya menjadi manusia yang
kreatif dan mampu menciptakan sesuatu yang baru.
Matematika
merupakan salah satu bidang studi yang ada pada semua jenjang pendidikan, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga
perguruan tinggi. Menurut Prihandoko, (2006) “Matematika merupakan ilmu dasar
yang sudah menjadi alat untuk mempelajarai ilmu-ilmu yang lain. Oleh karena
itu penguasaan terhadap matematika mutlak diperlukan dan konsep-konsep
matematika harus dipahami
dengan betul dan benar sejak dini”. Bidang studi
matematika ini diperlukan untuk proses penghitungan dan proses berpikir yang
dibutuhkan orang dalam menyelesaikan berbagai masalah.
Matematika
merupakan ilmu dasar yang sudah menjadi alat untuk mempelajari ilmu-ilmu yang
lain, oleh karena itu penguasan terhadap matematika diperlukan dan konsep
matatika harus dipahami sejak dini. Karena belajar matematika merupakan suatu
syarat yang cukup untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Japa dan
Suarjana, (2012:3) menyatakan bahwa,“pembelajaran matematika adalah proses yang
sengaja dirancang dengan tujuan untuk menciptakan suasana lingkungan yang
memungkinkan siswa melaksanakan kegiatan belajar matematika”.
PEMBAHASAN
Pengertian Bilangan
Bulat
Bilangan bulat adalah
kumpulan bilangan yang terdiri dari
bilangan cacah,nol,dan bilangan negatif. Bilangan bulat disimbolkan dengan huruf Z. bilangan seperti desimal dan pecahan tidak
termasuk dalam himpunan atau kumpulan bilangan bulat. Bilangan cacah terdiri
dari bilangan nol (0) dan bilangan bulat positif. Contoh bilangan bulat positif
adalah 1,2,3,4,5 dan seterusnya. Sedangkan bilangan bulat negative contohnya
-3.-10,dan seterusnya.
Aristoteles menyebutkan bahwa bilangan ialah sebuah kumpulan
yang diukur menggunakan satuan. Sedangkan, Thomas menyatakan bahwa bilangan
tersusun dari satuan-satuan. Kemudian, pengertian bilangan menurut pandangan
matematika ialah sebuah ataksi yang konsepsi atau merupakan buah pikiran dari
manusia.
Ilmu mengenai bilangan dalam matematika merupakan teori
bilangan. Ilmu ini bukan ilmu yang sudah lengkap sejak awal, namun mengalami
perkembangan-perkembangan. Beberapa matematikawan menyumbang teori-teori
matematika dan meraih Field Medal (setingkat nobel dalam bidang matematika).
Garis bilangan bulat
Di dalam bilangan bulat
terdapat bilangan genap dan ganjil :
·
Bilangan bulat genap { ..., -6, -4, -2,
0, 2, 4, 6, ... }
Bilangan yang habis dibagi dengan 2
·
Bilangan bulat ganjil { ..., -5, -3, -1,
1, 3, 5, ... }
Bilangan yang apabila dibagi 2 tersisa -1 atau 1
Macam-Macam
Bilangan Bulat
Bilangan bulat mencakup bilangan-bilangan lain seperti
bilangan asli, bilangan nol, bilangan negatif, bilangan cacah, bilangan ganjil,
bilangan genap, bilangan prima dan bilangan komposit.
·
Bilangan
Asli
Meliputi bilangan
bulat positif diawali dari bilangan 1 dan biasanya dinotasikan menggunakan
huruf “A”, contohnya A = 1, 2, 3, 4, 5, 6, …..
·
Bilangan
Nol
Ialah bilangan netral
yakni tidak negatif maupun positif. Bilangan nol dituliskan dengan simbol 0.
·
Bilangan
Negatif
Atau integer negatif
merupakan bilangan yang lebih kecil atau kurang dari nol atau bilangan yang
berada di sebelah kiri nol dalam garis bilangan, contohnya {-1, -2, -3, -4, -5,
-6, …}
·
Bilangan
Cacah
Mencakup bilangan
bulat positif dan diawali dengan bilangan nol. Bilangan cacah umumnya
dituliskan dengan notasi huruf “C”, contohnya C = 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, …
·
Bilangan
Ganjil
Ialah bilangan yang tidak habis jika dibagi dua. Notasi
bilangan ganjil menggunakan huruf “J”, contohnya J = 11, 13, 15, 15, 17, …
·
Bilangan Genap
Merupakan bilangan
yang habis apabila dibagi dua dan dinotasikan dengan “G”, contohnya G = 6, 8,
10, 12, 14, …
·
Bilangan
Prima
Ialah bilangan hanya
mempunyai dua faktor yakni bilangan 1 dan bilangan itu sendiri serta
dinotasikan menggunakan huruf P. Contohnya P = 1, 2, 3, 5, 7, 11, 13, 17, 19, 23,
29, 31.…
·
Bilangan
Komposit
Merupakan bilangan yang mencakup bilangan bukan nol dan bukan 1 serta bukan bilangan prima, contohnya 8, 10, 12, 14, 15, 16, 18, …
Sifat-Sifat Operasi pada Bilangan Bulat
Operasi
hitung bilangan bulat memiliki beberapa sifat, yaitu:
·
Penjumlahan dan Sifat-sifatnya
1. Sifat
Asosiatif
( a + b ) + c = a + ( b
+ c )
Contoh :
(5 + 3 ) + 4 = 5 + ( 3
+ 4 ) = 12
2. Sifat
Komutatif
a + b = b + a
Contoh :
7 + 2 = 2 + 7 = 9
3. Unsur
Identitas terhadap penjumlahan
Bilangan Nol (0)
disebut unsur identitas atau netral terhadap penjumlahan
a + 0 = 0 + a
Contoh :
6 + 0 = 0 + 6
4. Unsur
invers terhadap penjumlahan
Invers jumlah (lawan)
dari a adalah –a
Invers jumlah (lawan)
dari – a adalah a
a + (-a) = (-a) + a
contoh :
5 + (-5) = (-5) + 5 = 0
5. Bersifat
tertutup
Apabila dua buah
bilangan bulat ditambahkan maka hasilnya adalah bilangan bulat juga.
a dan b ∈ bilangan bulat maka a
+ b = c ; c ∈
bilangan bulat
contoh :
4 + 5 = 9 ; 4,5,9 ∈ bilangan bulat
·
Pengurangan dan Sifat-sifatnya
1. Untuk
sembarang bilangan bulat berlaku
a – b = a + (-b)
a – (-b) = a + b
contoh:
8 – 5 = 8 + (-5) = 3
7 – (-4) = 7 + 4 = 11
2. Sifat
Komutatif dan asosiatif tidak berlaku
a – b ≠ b – a
(a – b ) – c ≠ a – ( b
– c )
Contoh :
7 – 3 ≠ 3 -7 Æ 4 ≠ - 4
(9 – 4) – 3 ≠ 9 – (4-3)
Æ 2 ≠ 8
3. Pengurangan
bilangan nol mempunyai sifat :
a – 0 = a dan 0 – a = -a
4. Bersifat
tertutup, yaitu bila dua buah bilangan bulat dikurangkan hasilnya adalah
bilangan bulat juga
a dan b ∈ bilangan bulat maka a
- b = c ; c ∈
bilangan bulat
contoh :
7 - 8 = -1 ; 7,8,-1 ∈ bilangan bulat
·
Perkalian dan Sifat-sifatnya
1. a
x b = ab hasil perkalian dua bilangan bulat positif adalah bilangan bulat
positif
Contoh: 7 x 6 = 6 x 7 =
42
a x –b = -ab hasil pekalian bilangan bulat positif dan
negatif hasilnya adalah bilangan bulat negative
Contoh : 3 x -4 = -12
-a x -b = ab Æ hasil
perkalian dua bilangan negatif adalah bilangan bulat positif
Contoh : -4 x -5 = 20
2. Sifat
Asosiatif
(a x b) x c = a x (b x
c)
Contoh: (2 x 3) x 4 = 2
x (3x4) = 24
3. Sifat
komutatif
a x b = b x a
Contoh : 5 x 4 = 4 x 5
= 20
4. Sifat
distributif
a x (b+c) = (a x b ) +
(a x c)
Contoh : 3 x ( 2 +6) =
(3 x 2) + (3 x 6) = 24
5. Unsur
identitas untuk perkalian
- hasil perkalian
bilangan bulat dengan nol hasilnya adalah bilangan nol a x 0 = 0
- hasil perkalian
bilangan bulat dengan 1 hasilnya adalah bilangan bulat itu juga
a x 1 = 1 x a = a
6. Bersifat tertutup
Jika
dua bilangan bulat dikalikan maka hasilnya adalah bilangan bulat juga a x b = c
; a, b, c ∈
bilangan bulat
·
Pembagian dan Sifat-sifatnya
1. Hasil
bagi dua bilangan bulat positif adalah bilangan positif
(+) : (+) = (+)
Contoh : 8 : 2 = 4
2. Hasil
bagi dua bilangan bulat negatif adalah bilangan positif
(-) : (-) = (+)
Contoh : -10 : -5 = 2
3. Hasil
bagi dua bilangan bulat yang berbeda adalah bilangan negative
(+) : (-) = (-)
(-) : (+) = (-)
Contoh : 6 : -2 = -3
4. Hasil
bagi bilangan bulat dengan 0 (nol) adalah tidak terdefinisi
a : 0 Æ tidak terdefinisi (~)
0 : a Æ 0 (nol)
Contoh:
5/0 = ~ (Tidak terdefinisi)
5. Tidak
berlaku sifat komutatif dan asosiatif
a : b ≠ b : a
(a:b):c ≠ a : (b:c)
Contoh : 4 :2 ≠ 2 : 4 Æ 2 ≠ ½
(8:2) :4 ≠ 8 : (2:4) Æ 1 ≠ 16
6. Bersifat
tidak tertutup
Jika dua bilangan bulat dibagi
hasilnya belum tentu bilangan bulat juga
contoh : 6 : 2 = 3 bilangan bulat
7 : 2 = 3 ½ bukan bilangan bulat
(bilangan pecahan)
Contoh
Soal Bilangan Bulat
1. 1.-5 + 3 =……
ket : pada garis bilangan dari arah kiri bermakna negatif, yaitu -5 ditambah 3 yang berarti mundur sebanyak 3 kali, dan hasilnya adalah -2.
Jadi, hasil dari
-5 + 3 adalah -2
2. 2. Hasil -11 – (-3) adalah….
Penyelesaian:
-11 – (-3) = ...
-11 - 3 = -8
Maka jawaban dari -11 – (-3) adalah -8.
3 3. Hasil dari 30 – 4 + 3 + (-16) adalah…
Penyelesaian:
30 – 4 + 3 + (-16)
30 – 4 + 3 – 16
26 + 3 – 16
29 – 16 = 13
Maka jawaban dari 30 – 4 + 3 + (-16) adalah 13.
4. 4. 4 -7 =…..
ket : pada garis bilangan dari kanan pada angka 4 dikurang 7 yang berarti bermakna maju kearah kiri sebanyak 7 kali, dan hasilnya adalah -3
Jadi, hasil dari
4 – 7 adalah -3
5. 5. (-1) – 4 =……
ket : pada garis bilangan dari kiri pada angka -1 dikurang 4 yang berarti bermakna maju kearah kiri sebanyak 1 kali, dan hasilnya adalah -5
Jadi, hasil dari
(-1) – 4 adalah -5
KESIMPULAN
Bilangan
bulat dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar berupa: bilangan bulat
positif, bilangan bulat negatif.didalam bab pembahasan bilangan bulat didalam
nya dapat membahas tentang apa itu pengertian bilangan bulat,macam-macam
bilangan bulat,sifat-sifat operasi bilangan bulat dan dapat bagaimana cara
menyelesaikan itu terterah di contoh nya.
Upaya
untuk mengatasi agar siswa dapat memahami pembelajaran matematika, guru harus
lebih inovatif dan kreatif dalam pembelajaran matematika. Pembelajaran yang
berpusat pada guru atau metode ceramah sudah sepatutnya dihilangkan dari
aktivitas pembelajaran. Sebaliknya, pembelajaran yang
bersifat student-centered atau berpusat pada peserta didik harus menjadi
pilihan utama. Guru hanya sebagai fasilitator, sedangkan peserta didik sebagai
agen penting dalam sebuah pembelajaran. Selain itu, guru juga sepatutnya
menciptakan pembelajaran yang menghadirkan suasana yang menyenangkan sehingga
menjadikan peserta didik lebih bersemangat belajar matematika.
Comments
Post a Comment